0 comments

Kota Epecuen Timbul Lagi Setelah Tenggelam 28 tahun

Kota Epecuen Timbul Lagi Setelah Tenggelam 28 tahun 
BUENOS AIERS, (PRLM).-Sebelum bencana banjir pada 1985, Kota Epecuen di selatan Ibu Kota Argentina, Buenos Aires, dikenal sebagai kawasan yang sangat indah dengan pemandangan danaunya yang berair asin.

Ini pula membuat, Epecuen dikenal sebagai kota spa lantaran perairan di sana punya kandungan garam tinggi yang bermanfaat untuk menyembuhkan sejumlah penyakit kulit. Namun, bajir yang melanda Epecuen pada 10 November 1985 telah menenggelamkan kota indah itu ke dalam lautan.

Ratusan tempat spa dan gedung lainnya lenyap dalam semalam akibat banjir parah itu. Selain itu, 1.500 warga setempat terpaksa pinda ke kota lain.

Namun, dalam dua tahun terakhir ini, genangan air di kawasan Epecuen mulai menyurut sehingga sejumlah bangunan yang tenggelam dulu, mulai kelihatan lagi sedikit demi sedikit, sebagaimana terekam dalam sejumlah foto yang diabadikan fotografer AFP.

Ini adalah Villa Epecuen, sebuah kota turis tua di selatan Buenos Aires, Argentina yang telah menghabiskan seperempat abad di bawah air. Didirikan pada tahun 1920 di tepi sebuah danau garam, kota tersebut merupakan rumah bagi lebih dari 5.000 warga dan tujuan wisata atau tempat berlibur bagi ribuan orang dari ibukota Argentina.


Pada tahun 1985, sebuah bendungan meledak dan mengubur kota di kedalaman 33 kaki dari air garam, menyebabkannya menjadi Atlantis modern hari ini. Awalnya, orang menunggu di atap rumah mereka, berharap air surut. Hal tersebut tidak terjadi dan dalam waktu dua hari, tempat itu menjadi kota hantu yang hancur.


Pada tahun 2009, air mulai surut dan apa yang muncul menyerupai dunia apokaliptik.
Pohon mati masih berbaris dalam jarak yang sama rata seperti digunakan di jalan, kerangka tempat tidur berkarat menyodok keluar dari puing-puing beton dan tanda arah menunjuk ke mana-mana.
Hebatnya, salah seorang warga tetap bertahan di tempat terpencil tersebut. Pablo Novak adalah satu-satunya orang yang tidak meninggalkan kampung halamannya ketika air menelannya pada tahun 1985. Dia tinggal di sebuah pondok batu dengan kulkas dan kompor. Saya kira tidak ada tempat seperti rumah ...

http://www.kaskus.co.id/thread/5147e0928027cf9450000008/kota-epecuen-timbul-lagi-setelah-tenggelam-28-tahun/

0 comments:

Post a Comment

 
Toggle Footer
Top