0 comments

Landasan Pacu Bandara Paling Berbahaya di Dunia!

8:57 PM
                10 Landasan Pacu Bandara Paling Berbahaya di Dunia!

Melakukan perjalanan menggunakan pesawat terbang sangat menyenangkan. Karena dengan pesawat, kamu bisa sampai ke sebuah tempat dengan cukup cepat.
Karena itu, pesawat terbang terkadang membutuhkan lokasi untuk lepas landas dan mendarat yang istimewa karena mereka memang memberikan jaminan pergi ke suatu tempat dengan tepat dan cepat.
Namun sepertinya kamu harus berhati-hati jika mendarat di 10 bandara berikut ini. Karena apa? Karena 10 bandara ini memiliki landasan pacu paling menyeramkan di dunia yang mungkin membuat kamu berpikir ulang untuk bepergian ke sana. (wub/aia)

1. Bandara Tioman, Pulau Tioman - Malaysia


Bandara Tioman, Pulau Tioman - Malaysia
Berlokasi di pulau Tioman yang lebih dikenal di kawasan Gunung Daik Bercabang Tiga, bandara ini terletak di lepas pantai timur semenanjung Malaysia dan antara utara-timur laut dari Singapura.

Untuk mendarat di bandara ini, pilot harus menetapkan visi yang tepat di pos pegunungan dan bermanuver sampai 90 derajat untuk mendarat, karena salah sedikit saja, pesawat akan menabrak pepohonan dan gunung. Selalu gunakan jaket keselamatan ya!

2. Bandara Internasional Princess Juliana, St. Marteen

Bandara Internasional Princess Juliana, St. Marteen
Bandara ini awalnya adalah bandara militer saat Perang Dunia II, namun kini menjadi penghubung utama dari pulau paling kecil di kawasan Karibia ini. Mendarat di bandara ini sangat menyenangkan...bagi para penumpang (dan pilot), karena kamu akan disambut oleh pantai tropis Maho yang sangat indah.

Tapi bagi para pengunjung pantai? Bayangkan saja, sedang enak-enak berjemur, tiba-tiba hanya beberapa meter di atas kepalamu pesawat mendekat dan siap mendarat.

3. Bandara Internasional JFK (Runway 13L), New York - USA

Bandara Internasional JFK (Runway 13L), New York - USA
Menjadi bandara paling sibuk di Amerika Serikat sekaligus salah satu landasan pacu paling berbahaya di dunia? Ya, hanya bandara JFK yang bisa, terutama di Runway 13L.

Dengan runway yang sangat sempit yakni teluk Jamaika di sebelah kanan dan area yang dipenuhi air di sekelilingnya, belum lagi pilot hanya memiliki area sepanjang 5 kilometer yang membuatnya pantang melakukan kesalahan.

4. Bandara Toncontin, Tegucigalpa - Honduras

Bandara Toncontin, Tegucigalpa - Honduras
Jika runway 13L milik bandara JKF sepanjang 4,442 meter dan dianggap sudah sangat sempit, maka panjang landasan di Toncontin hanya 1,862 meter yang membuatnya mustahil untuk pesawat sekelas Boeing 757. Seakan kurang, bandara ini berlokasi di sebuah lembah setinggi 1.004 meter dari permukaan laut dan dikelilingi pegunungan.

Bahkan seorang juru kamera yang berdiri di tepi lembah bisa merasakan pesawat itu lewat hanya beberapa meter di atasnya. Jadi apa yang bisa kamu lakukan jika harus mendarat di sini? Banyak-banyaklah berdoa untuk sang pilot.


5. Bandara Tenzing-Hillary, Lukla - Nepal
Bandara Tenzing-Hillary, Lukla - Nepal

Bandara ini diberi nama dari dua gunung pertama yang bisa didaki sampai puncak pada jajaran pegunungan Everest. Beroperasi di ketinggian 2.438 meter, membuatnya hampir-hampir tak memiliki fitus modern kontrol lalu lintas udara, lampu, dan tenaga listrik yang sangat minim. Apakah kamu sudah mulai ketakutan?

Seakan kurang, landasan pacu terletak di lereng pada sudut 12 derajat. Bisakah kamu membayangkan jika kawasan ini menjadi penuh kabut?

6. Bandara Gibraltar, Gibraltar

Bandara Gibraltar, Gibraltar
Bandara Gibraltar ini juga memiliki runway yang sangat pendek, yakni hanya sekitar 1.828 meter yang terletak di antaran laut Mediterrania dan pegunungan batu Gibraltar.

Seakan menambah kecemasan penumpang, cuaca di sekitar bandara ini cukup buruk. Dan yang paling mengerikan adalah adanya jalan raya utama yang melintasi salah satu landasan pacu. Maka ketika ada pesawat yang akan lepas landas atau mendarat, maka lalu lintas harus berhenti. Bisa membayangkan?


7. Bandara Juancho E. Yrausquin, Saba - Netherlands Antilles
Bandara Juancho E. Yrausquin, Saba - Netherlands Antilles

Bandara ini adalah satu-satunya bandara di Saba, pulau terkecil di kawasan Karibia yang demografinya didominasi oleh pegunungan. Terletak di ketinggian 877 meter membuatnya salah satu titik tertinggi di sini. Hanya memiliki panjang landasan pacu 396 meter membuatnya harus benar-benar pilot berpengalaman yang memiliki ijin di sini.

Landasannya di kelilingi oleh tiga karang laut di ketiga sisinya dan salah satu tebing di bagian terakhir. Jadi, salah mendarat sedikit saja, kalau tidak tertabrak tebing, maka kamu akan jatuh ke laut.

8. Bandara Madeira, Madeira - Portugal

Bandara Madeira, Madeira - Portugal
Pernah terjadi kecelakaan mengerikan di sini pada tahun 1977, di mana Boeing 727 mendarat dan menghancurkan jembatan batu runway. Sehingga kini landasan pacu yang dibangun di atas tebing laut ini memiliki panjang 1.600 meter dengan tinggi 70 meter. Hanya pilot berpengalaman (serta jenius) yang memiliki ijin mengendalikan pesawat di sini.

9. Bandara Courchevel, Courchevel - Prancis

Bandara Courchevel, Courchevel - Prancis
Ingin berlibur ke pegunungan Alpen dan menikmati salju? Sangat menyenangkan. Namun kamu tak memiliki pilihan selain mendarat di bandara dengan panjang landasan 525 meter dan dengan kontur pergunungan. Pilihan mendarat bagi penumpang di sini adalah duduk tenang dengan jaket keselamatan atau mempersiapkan parasut.


10. Bandara Kai Tak, Hong Kong

Bandara Kai Tak, Hong Kong
Bandara Kai Tak ini bisa disebut sebagai salah satu yang paling mengerikan. Bagaimana tidak, bandara ini terletak di tengah kota yang dikelilingi oleh gedung apartemen dan berbagai bisnis di sana. Jadi, mungkin ketika kamu sedang menjemur pakaian di salah satu teras apartemenmu, kamu akan bisa melambaikan tangan langsung dengan sang pilot.

Sumber: Serba Serbi Informasi Bercampur Di Sini

0 comments:

Post a Comment

 
Toggle Footer
Top