0 comments

Kematian tragis Sid Vicious sang legenda musik punk

2:58 AM
Kematian tragis sang legenda musik punk
Sid Vicious. guardian.co.uk ©2013


Hari ini penggemar punk sejagat memperingati kematian salah satu orang paling legendaris zaman musik itu digemari anak-anak muda dunia sebagai wujud anti-kemapanan. Dialah Sid Vicious.
Sid vicious lahir di Lewistham, Inggris, pada 1957. Nama aslinya John Simon Ritchie. Sid kecil lahir dari hasil kumpul kebo. Sang ibu, Anne Randall, tertarik dengan seorang lelaki yang bernama John Ritchie sewaktu masih tinggal di Ibu Kota London. Keduanya saling jatuh cinta saat Anne bergabung ke dalam Angkatan Udara Kerajaan Inggris. Mereka tinggal bersama di kawasan Lee Green. Dari hubungan itulah Sid lahir. Bukannya menikahi Anne, John malah pergi meninggalkan perempuan itu.

Anne seorang diri membesarkan Sid. Demi menyambung hidup dia bekerja di sebuah kelab khusus musik beraliran jazz. Di sini dia bertemu kembali dengan seorang kaya bernama Chris Beverly. Kehidupan Anne dan Sid perlahan-lahan berubah lebih baik, namun perempuan itu banyak mendapat cobaan dari kelakuan anaknya. Saking nakal Sid berpindah-pindah dari satu sekolah ke sekolah lain lantaran sering terlibat baku hantam dengan teman sekolah.

Puncaknya Sid mengeluarkan diri dari sekolah dan bekerja serabutan namun akhirnya mau meneruskan sekolah di sebuah pendidikan fotografi. Di tempat ini dia bertemu dengan John Lydon dan mereka langsung akrab sebab sama-sama terobsesi pada musik.

Sid remaja memang sudah tergila-gila pada musik beraliran keras dan cepat namun soal dandanan, dia hobi menggunakan tata rias dan kuteks milik sang ibu. Tak hanya menggemari musik rock, gaya hidup para musisinya dia ikuti seperti seks bebas.

Berdua mereka akhirnya membentuk kelompok musik Sex Pistols yang ide awalnya diciptakan saat mereka bekerja di toko khusus menjual barang-barang dewasa. Musik keras, cepat, dan syair yang sembarangan menjadi ciri khas utama Sex Pistols. Mereka langsung digandrungi anak muda se-Britania. Di sinilah Sid bertemu dengan salah satu penggemarnya bernama Nancy Spungen. Dia jatuh cinta dan akhirnya mereka berpacaran. Hingga akhirnya Nancy tewas saat menginap di sebuah kamar hotel bersama Sid. Lelaki itu langsung menjadi tersangka utama sebab di tangannya ada pisau berlumuran darah. Namun dia membantah membunuh Nancy dan mengatakan itu hanya kecelakaan yang jalan ceritanya tidak dia ketahui.

Kelakuan Sid dengan musik dipilihnya sebelas dua belas. Dia menjadi biang onar, apalagi setelah menjadi pecandu narkotika. Setelah memakai barang haram itu, dia kerap terlibat perkelahian di mana saja. Mereka sampai dilarang manggung hingga Sid merubah kelakuannya. Namun sisi liar Sid ini justru menarik minat manajer mereka bernama Malcolm. Sang manajer berniat membuat kisah hidup Sid dalam bentuk film dokumenter.

Sex Pistols makin tersohor dan ini membuat pentolannya, Sid, semakin frustasi. Pada 2 Februari 1979 Sid mengumpulkan rekan satu band dan sang ibu untuk menyaksikannya menggunakan narkotika dalam jumlah besar. Dengan disaksikan orang-orang terdekatnya Sid merenggang nyawa di usia 21 tepat Sex Pistols berada di puncak karier.

Sid menggenapi pernyataannya saat Sex Pistols pertama kali terkenal. Dia mengatakan akan meninggal sebelum umurnya menginjak 25 tahun.

sumber:merdeka.com

0 comments:

Post a Comment

 
Toggle Footer
Top