0 comments

Karnaval Venesia 2013

        Woman in Venetian mask (© REUTERS Stefano Rellandini)
Karnaval Venesia 2013 akan berlangsung selama dua pekan dengan sekitar tiga juta pengunjung berbondong-bondong ke kota kanal Italia tersebut untuk menyaksikan festival legendaris tari topeng, musik, dan kostum yang indah. Perayaan akan berujung dengan menyalakan lilin di Silent Water Parade pada 12 Februari, ketika perahu tradisional dan gondola akan mengapung di sepanjang Grand Canal saat kota itu mengatakan selamat tinggal kepada Karnaval itu sampai tahun depan.



        Woman in Venetian mask (© REUTERS Stefano Rellandini)
Salah seorang peserta karnaval berpose di samping gondola di pintu masuk Grand Canal yang menjadi salah satu jalur air utama kota tersebut.


       Woman in Venetian mask (© REUTERS Stefano Rellandini)
                        Pemandangan St Mark's Squaredari udara, serambi utama kota dan Danau Venesia


        Woman in Venetian mask (© REUTERS Stefano Rellandini)
                                  Seorang peserta karnavalberpose di depan gereja di dekat St Mark's Square


        Woman in Venetian mask (© REUTERS Stefano Rellandini)
Peserta karnaval bertopeng di kafe legendaris, Caffè Florian, diSt Mark's Square.Cafe yang didesain dengan luar biasa tersebut dibangun pada 1720, dan terus menjadi kafe tertua yang masih berjalan.


        Woman in Venetian mask (© REUTERS Stefano Rellandini)
Selama berabad-abad warga Venesia menggunakan perahu tersebut untuk bepergianmelewati jalur air di kota mereka. Kini fungsi utama mereka adalah untuk turis.


        Woman in Venetian mask (© REUTERS Stefano Rellandini)
                  Seorang petugas gondola melawan panas dengan duduk di kursi taman di dalam Grand Canal.


        Woman in Venetian mask (© REUTERS Stefano Rellandini)
Pembuat kostum Marco Dilauro dan istrinya Nadia berpose di sebuah kanal dengan Bridge of Sighs sebagai latarnya. Jembatan berusia 400 tahun ini melewati Rio di Palazzo dan menghubungkan penjara baru ke ruang interogasi di Istana Doge. Lord Byron memberinya nama tersebut pada abad ke-19, karena jembatan itu para narapidana bisa melihat pandangan terakhir Venesia sebelum dibawa ke sel mereka.


        Woman in Venetian mask (© REUTERS Stefano Rellandini)
                                                       Turis berjalan di atas platform di atas St Mark's Square


         Woman in Venetian mask (© REUTERS Stefano Rellandini)
Pada Minggu pertama September, ratusan warga Venesia menggunakan gaun bersejarah dan naik perahu panjang untuk 'Regata Storica' (Regatta Bersejarah), prosesi sejarah yang memperingati selamat datang yang diberikan kepada Caterina Cornaro, istri Raja Siprus, pada 1489 setelah dia meninggalkan singgasananya untuk mendukung Venesia. Dalam foto dari 2010, perahu Bucintoro yang terkenal (kiri bawah) memimpin prosesi dari Istana Doge ke jembatan Rialto.


       Woman in Venetian mask (© REUTERS Stefano Rellandini)
                               Sebuah toko yang menjual kostum tradisional yang digunakan pendayung gondola.


        Woman in Venetian mask (© REUTERS Stefano Rellandini)
Selama karnaval Venesia, acara 'The Flight of the Angel' menampilkan seorang wanita yang di gantung di menara jam di gereja Saint Marks


         Woman in Venetian mask (© REUTERS Stefano Rellandini)
                                  Seorang peserta karnaval yang mengenakan topeng berpose di St Mark's Square.


        Woman in Venetian mask (© REUTERS Stefano Rellandini)
Seorang penunggang kuda dan seekor kuda di dalam teater La Fenice yang sedang menjalani latihan untuk Cavalchina Grand Ball, yang merupakan salah satu acara utama karnaval Venesia.

Sumber: PlasaMSN









0 comments:

Post a Comment

 
Toggle Footer
Top