0 comments

Apa Tujuan Wanda Hamidah Ke Rumah Raffi Ahmad

8:00 PM
http://coba-liat.blogspot.com/
Wanda Hamidah
Barusan ane baca artikel terbaru mba’, mm.. atau ibu ya harusnya ane manggil perempuan cantik ini? Mba’ aja lah, biar terdengar lebih akrab #Modus :) . Ane ulang sedikit, barusan ane baca artikel terbaru mba’ Wanda Hamidah yang berjudul “Sampai Kapanpun Saya Akan Perangi Narkoba“.

Kemungkinan besar artikel tersebut dia tulis di BNN. Karena seperti yang diketahui bersama, mba’ Wanda Hamidah ini termasuk salah satu dari 17 orang yang diseret BNN dari rumahnya Raffi Ahmad.

Di artikel tersebut mba’ Wanda Hamidah mengungkapkan kekecewaannya terhadap perlakuan BNN dan media yang dia anggap bertanggung jawab terhadap pemberitaan yang menyebut dia ditangkap saat pesta narkoba.

Wanda Hamidah menyebut akan terus memerangi narkoba sampai kapanpun, karena mba’ cantik ini merasa dendam dengan barang haram yang telah merenggut nyawa adiknya.
Bukan itu saja, mba’ Wanda Hamidah juga menyebut pemberitaan yang tidak benar tentang dirinya akan berakibat pada psikologis anak-anaknya.

Memang BNN telah menyebutkan bahwa praktisi PAN ini negativ saat diperiksa urine. Dan sampai pemeriksaan rambut hingga darah pun mba’ Wanda Hamidah terbukti tidak mengkonsumsi menggunakan barang haram tersebut.

Namun menurut ane ada satu hal yang terlupakan oleh mba’ cantik ini. Dia lupa menuliskan penyebab/tujuan keberadaanya di rumah Raffi Ahmad di pagi buta seperti itu. Karena sebenarnya inilah yang ingin diketahui orang banyak selain keterlibatannya di urusan lain.
Hal ini juga akan menghindari spekulasi berkepanjangan tentang keberadaan Wanda Hamidah yang bukan hanya sebagai artis, terlebih lagi sebagai wakil rakyat berada di kediaman Raffi di waktu yang tidak wajar tersebut.

Apalagi belakangan beredar kabar bahwa sebelum ke rumah Raffi Ahmad, mba’ Wanda Hamidah ini minum-minum di cafe bersama teman-teman perempuannya.

Pemberitaan akan lurus tanpa di kontrol kalau memang sumbernya bisa dipercaya. Yang terjadi saat ini menurut ane cuma akibat dari ketidak tahuan publik, yang kemudian memaksa untuk mencari tahu dan berujung dengan menebak-nebak. Akhirnya bagi yang diberitakan hal ini dikatakan dibuat-buat atau dilebih-lebihkan.

0 comments:

Post a Comment

 
Toggle Footer
Top