0 comments

3 Aksi Farhat Abbas yang Membuat Heboh


JakartaFarhat Abbas (36) semakin akrab dengan sensasi. Tak sedikit pernyataan atau aksinya yang berujung pada kehebohan, bahkan urusan polisi.

Dalam catatan detikcom, sedikitnya ada tiga aksi Farhat yang dilakukan dalam kurun beberapa waktu terakhir yang menimbulkan kehebohan. Ada yang berhubungan dengan politik dan masalah hukum.

Berikut tiga aksi Farhat Abbas yang membuat heboh :


1.  Maju Sebagai Pimpinan KPK

Meski usianya masih di bawah batas minimal syarat pimpinan KPK, advokat Farhat Abbas tetap mendaftar sebagai pimpinan lembaga tersebut pada tahun 2011 lalu. Usia Farhat kala itu 35 tahun, sementara batas minimal seorang calon pimpinan KPK adalah 40 tahun.

Untuk memuluskan jalannya, Farhat bersama OC Kaligis sempat mengajukan uji materi ke Mahkamah Konstitusi (MK) terkait masalah usia tersebut yang diatur dalam Undang-undang Nomor 30 Tahun 2002 tentang KPK. OC Kaligis mengajukan uji materi Pasal 29 ayat 5 Undang-Undang KPK.

Namun MK menolak permohonan Farhat dan Kaligis. Aturan itu pun tetap berlaku. Langkah Farhat ini sempat membuah heboh kalangan pegiat antikorupsi.

Akhirnya, baik Farhat maupun Kaligis tetap gagal sebagai pimpinan KPK.


 2. Deklarasi Sebagai Capres dan Program Sumpah Pocong

Farhat Abbas pada akhir Desember 2012 lalu mendeklarasikan diri sebagai calon presiden untuk 2014. Meski begitu, dia sudah memikirkan satu program awal bila nanti terpilih: semua pejabat harus berani sumpah pocong!

"Saya jadi capres siap sumpah pocong. Calon pejabat juga harus berani sumpah pocong," kata Farhat.

Dia yakin, sumpah pocong tidak melanggar aturan. Sumpah pocong ini merupakan budaya masyarakat Indonesia. Sumpah pocong itu diberlakukan agar mereka benar-benar taat dan tidak korupsi.

Farhat menegaskan, pencalonannya ini bukan main-main. Dia terpanggil karena melihat calon yang sudah ada. Dia ingin calon dari generasi muda. Apalagi, berkaca di AS sebagian besar capres berasal dari kalangan pengacara.

Suami Nia Daniati ini juga optimistis dengan dukungan yang diraih. Menurutnya, di twitter saja sudah banyak yang mendukungnya untuk maju di 2014.


 3. Tweet Bernada Rasis ke Ahok

Farhat Abbas mendapat kecaman soal tweetnya menyangkut Wagub DKI Basuki T Purnama atau Ahok. Farhat dituding bersikap rasis kepada Ahok.

Tweet Farhat soal Ahok itu diunggah dalam akun twitter @farhatabbaslaw, isinya "Ahok protes, Dasar Ahok plat Aja diributin! Apapun plat nya tetap Cina !"

Namun saat dikonfirmasi, Farhat mengaku tweet itu bukan bentuk rasisme. Kalimatnya menunjukkan non pribumi tidak bisa dibilang kecil, tapi diistimewakan.

Meski sudah menyebut tak bersikap rasis, kecaman tetap mengalir pada pria kelahiran 22 Juni 1976 ini. Bahkan ada dua orang yang melapor ke Polda Metro Jaya.

Farhat pun akhirnya minta maaf ke Ahok. Namun Ahok menegaskan tak mempersalahkan tweet itu sehingga tak perlu meminta maaf.

"Ngapain sih dia minta maaf, gue juga nggak marah kok," kata Ahok di balai kota DKI, Jakarta, Kamis (10/1/2013).

 
Ini Tweetnya yang bernada rasis ke Ahok


0 comments:

Post a Comment

 
Toggle Footer
Top